
Pameran Skenografi “Anggun Nan Tongga” Angkat Konsep Multiple Set Teater Epik di ISI Padang Panjang
Padang Panjang — Pameran skenografi naskah lakon Anggun Nan Tongga karya Wisran Hadi diselenggarakan pada 9 Januari 2026 di Teater Mursal Esten, Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tugas Akhir Penataan Artistik mahasiswa Jurusan Seni Teater ISI Padang Panjang.
Skenografi pameran ini dirancang oleh Riki Pratama, yang akrab disapa Perlo, dengan menghadirkan konsep multiple set teater epik. Konsep tersebut menampilkan beberapa set panggung dalam satu ruang pertunjukan yang saling terhubung, memungkinkan perpindahan adegan berlangsung secara berlapis dan berkesinambungan tanpa memutus alur dramatik lakon.
Pemilihan konsep multiple set teater epik dinilai relevan dengan karakter naskah Anggun Nan Tongga yang kaya akan konflik, simbol, serta muatan sosial dan budaya Minangkabau. Melalui pendekatan ini, skenografi tidak hanya berfungsi sebagai latar visual, tetapi juga menjadi bagian dari struktur dramaturgi yang aktif membangun makna dan atmosfer pertunjukan.
Pameran ini menampilkan rancangan artistik berupa set panggung, komposisi ruang, serta eksplorasi visual yang merepresentasikan pembacaan kreatif terhadap naskah karya Wisran Hadi. Pengunjung diajak untuk melihat bagaimana proses penataan artistik bekerja sejak tahap konseptual hingga visualisasi ruang pertunjukan.
Melalui pameran skenografi Anggun Nan Tongga ini, diharapkan tercipta ruang apresiasi dan diskusi mengenai peran penataan artistik dalam seni teater, sekaligus menjadi kontribusi akademik dan artistik bagi perkembangan teater di lingkungan ISI Padang Panjang dan masyarakat luas.
Leave a Reply